Menjadi sahabat Al-qur’an
Sahabat adalah sebuah kata yang menunjukan keakraban diantara dua orang atau lebih, bila kata itu digunakan untuk kebaikan maka menjadi sahabat dalam kebaikan begitu pula bilamana kita gunakan untuk keburukan maka menjadi sahabat dalam keburukan,bila yang kita anggap sebagai sahabat itu baik maka kita akan terbawa baik, tapi sebaliknya bila yang kita anggap sahabat itu buruk maka kita akan menjadi buruk.terlepas dari itu semua,sahabat adalah sebuah kata yang pernah digunakan oleh Rasulullah untuk menamai sebuah generasi yang istimewa yang pernah ada dimuka bumi ini, yang pernah menemani Rasulullah dalam mengemban amanah da’wah, “antum ashabi” kata Rasulullah,ketika Rasulullah menceritakan bahwa Beliau bangga mempunyai saudara diakhir jaman yang mengikuti manhajnya, mereka menjadi begitu istimewa padahal sebelumnya mereka kaum penyembah berhala bahkan membunuh anak perempuan yang masih hidup,bahkan sayyid qutub menyebutnya para sahabat adalah generasi yang unik,anda ingin tahu rahasianya ? tunggu dulu jangan kemana-mana.
Mata air al-qur’an
Sumber kehidupan yang mereka pakai adalah berasal dari mata air al-qur’an yang jernih langsung diambil dari pusatnya yaitu Rasullah Muhammad ibn Abdullah,mereka talaqi langsung dari mulut Rasulullah yang mulia nan penuh berkah,meresap kedalam jiwa dan di cerna oleh hati lalu melahirkan pribadi-pribadi al-qur’an yang berbudi tinggi, gagah berani di medan perang dengan hunusan pedang,bersimpuh bercucuran air mata dimalam hari menghadap Rabb izzati ” kana khuluquhu al-qur’an “ itulah jawaban aisyah ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah, maka sangatlah wajar bilamana para sahabat juga mempunyai akhlak-akhlak yang mulia karena mereka mengambil langsung dari sumbernya. Baca entri selengkapnya »

