<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Berilmu &#38; Beramal</title>
	<atom:link href="http://lpdsalman.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lpdsalman.wordpress.com</link>
	<description>Kontributor: Dr.Asep Zaenal Ausop - Ust.Hervi Firdaus,Lc - Ust.Andri Mulyadi - Ust.Nurrahman,Lc - Ust.Udin Zaenuddin,M.Ed - Ahmad Jamaludin,S.Hi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jun 2009 00:11:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='lpdsalman.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Berilmu &#38; Beramal</title>
		<link>http://lpdsalman.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://lpdsalman.wordpress.com/osd.xml" title="Berilmu &#38; Beramal" />
	<atom:link rel='hub' href='http://lpdsalman.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Menjadi Sahabat Al-Quran</title>
		<link>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/06/03/menjadi-sahabat-al-quran/</link>
		<comments>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/06/03/menjadi-sahabat-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 00:11:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpdsalman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rumah Quran]]></category>
		<category><![CDATA[al quran]]></category>
		<category><![CDATA[quran]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpdsalman.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi sahabat Al-qur’an Sahabat adalah sebuah kata yang menunjukan keakraban diantara dua orang atau lebih, bila kata itu digunakan untuk kebaikan maka menjadi sahabat dalam kebaikan begitu pula bilamana kita gunakan untuk keburukan maka menjadi sahabat dalam keburukan,bila yang kita anggap sebagai sahabat itu baik maka kita akan terbawa baik, tapi sebaliknya bila yang kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lpdsalman.wordpress.com&amp;blog=7536723&amp;post=33&amp;subd=lpdsalman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>Menjadi sahabat Al-qur’an</strong></p>
<p>Sahabat adalah sebuah kata yang menunjukan keakraban diantara dua orang atau lebih, bila kata itu digunakan untuk kebaikan maka menjadi sahabat dalam kebaikan begitu pula bilamana kita gunakan untuk keburukan maka menjadi sahabat dalam keburukan,bila yang kita anggap sebagai sahabat itu baik maka kita akan terbawa baik, tapi sebaliknya bila yang kita anggap sahabat itu buruk maka kita akan menjadi buruk.terlepas dari  itu semua,sahabat adalah sebuah kata yang pernah digunakan oleh Rasulullah untuk menamai sebuah generasi yang istimewa yang pernah ada dimuka bumi ini, yang pernah menemani Rasulullah dalam mengemban amanah da’wah, <em>“antum ashabi”</em> kata Rasulullah,ketika Rasulullah menceritakan bahwa Beliau bangga mempunyai saudara diakhir jaman yang mengikuti manhajnya,  mereka menjadi begitu istimewa padahal sebelumnya mereka kaum penyembah berhala bahkan membunuh anak perempuan yang masih hidup,bahkan sayyid qutub menyebutnya para sahabat adalah generasi yang unik,anda ingin tahu rahasianya ? tunggu dulu jangan kemana-mana.</p>
<p><strong>Mata air al-qur’an</strong></p>
<p>Sumber kehidupan yang mereka pakai adalah berasal dari mata air al-qur’an yang jernih langsung diambil dari pusatnya yaitu Rasullah Muhammad ibn Abdullah,mereka talaqi langsung dari mulut Rasulullah yang mulia nan penuh berkah,meresap kedalam jiwa dan di cerna oleh hati lalu melahirkan pribadi-pribadi al-qur’an yang berbudi tinggi, gagah berani di medan perang dengan hunusan pedang,bersimpuh bercucuran air mata dimalam hari menghadap Rabb izzati ” <em>kana khuluquhu al-qur’an “</em> itulah jawaban aisyah ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah, maka sangatlah wajar bilamana para sahabat juga mempunyai akhlak-akhlak  yang mulia karena mereka mengambil langsung dari sumbernya.<span id="more-33"></span></p>
<p><strong>Bersahabat dengan al-qur’an</strong></p>
<p>Karena para sahabat sangat dekat dan mampu bersahabat dengan al-qur’an,mereka menjalin hubungan cinta yang sangat indah dan sangat romantis dengan al-qur’an,mereka tersenyum dan berharap bilamana al-qur’an bercerita kebahagiaan dan mereka menangis bila al-qur’an bercerita tentang adzab,mereka mengambil pelajaran bilamana al-qur’an bercerita kisah-kisah umat terdahulu,mereka sebut-sebut al-qur’an dimanapun mereka berada,hanya ada al-qur’an didalam dadanya,mereka aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,al-qur’an adalah sahabatnya, maka terbentuklah manusia-manusia qur’ani,sehingga mereka mendapatkan kedudukan mulia disisi Allah “<em>Radhiyallhu anhum wardhu anhu” </em>Allah ridha pada mereka dan mereka pun ridha pada Allah.<strong></strong></p>
<p><strong><em>Talaqqi litanfidz</em></strong></p>
<p>Ini adalah yang diungkapkan sayyid qutb dalam bukunya “petunjuk sepanjang jalan” alasan kenapa para sahabat menjadi generasi yang paling unik di sepanjang sejarah peradaban manusia dari semenjak nabi adam sampai qiamat menjelang nanti, bahkan tidak akan ada lagi generasi yang seperti mereka. karena para sahabat menerima al-qur’an bukan hanya untuk pengetahuan dan bukan untuk dihafal semata, namun jauh dari itu semua untuk diaplikasikan dalam kehidupan yang nyata,sungguh menakjubkan kita menyaksikan al-qur’an &#8211; al-qur’an itu berjalan kepasar,kekebun,ke medan jihad sampai kemsjid. subhanallah…! pasar-pasar mereka terhindar dari penipuan, kebun-kebun mereka menjadi berkah sehingga tanaman tidak pelit untuk berbuah,medan jihad menjadi ladang mencari ridha Allah dan mesjid mereka bersinar oleh pancaran sujud-sujud mereka. ini semua karena para sahabat sadar dan yakin betul bahwa al-qur’an adalah sumber peradaban yang dapat mengubah mereka melebihi peradaban dunia kapan pun dan dimanapun.</p>
<p>Saudaraku…!</p>
<p>Al-qur’an yang mereka pakai sama dengan al-qur’an yang ada pada kita,lalu kenapa mereka berbeda,mereka istimewa,mereka mulia…?</p>
<p>Saudaraku…!</p>
<p>Nabi mereka sama dengan Nabi yang kita imani sekarang, namun kenapa kita mersa asing denganya…?</p>
<p>Saudaraku…!</p>
<p>Mari kita renungkan kembali persahabatan kita dengan al-qur’an,apakah kita sudah betul-betul bersahabat dengan al-qur’an ?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lpdsalman.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lpdsalman.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lpdsalman.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lpdsalman.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lpdsalman.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lpdsalman.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lpdsalman.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lpdsalman.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lpdsalman.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lpdsalman.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lpdsalman.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lpdsalman.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lpdsalman.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lpdsalman.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lpdsalman.wordpress.com&amp;blog=7536723&amp;post=33&amp;subd=lpdsalman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/06/03/menjadi-sahabat-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3899620a06104ca519440d680aab0180?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lpdsalman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Urgensi Belajar Bahasa Arab</title>
		<link>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/04/29/urgensi-belajar-bahasa-arab/</link>
		<comments>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/04/29/urgensi-belajar-bahasa-arab/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 14:25:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpdsalman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lpdsalman.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Bahasa Arab adalah bahasa Agama Islam dan bahasa Al-Qur’an, seseorang tidak akan dapat memahami kitab dan sunnah dengan pemahaman yang benar dan selamat (dari penyelewengan) kecuali dengan bahasa Arab. Menyepelekan dan menggampangkan Bahasa Arab akan mengakibatkan lemah dalam memahami agama serta jahil (bodoh) terhadap permasalahan agama. Sungguh sangat ironis dan menyedihkan, sekolah-sekolah dinegeri kita, bahasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lpdsalman.wordpress.com&amp;blog=7536723&amp;post=14&amp;subd=lpdsalman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" title="sipp" src="http://dhimaskasep.files.wordpress.com/2008/06/onion-head01.gif?w=50&#038;h=50" alt="" width="50" height="50" /></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:center;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Bahasa Arab adalah bahasa Agama Islam dan bahasa Al-Qur’an, seseorang tidak akan dapat memahami kitab dan sunnah dengan pemahaman yang benar dan selamat (dari penyelewengan) kecuali dengan bahasa Arab. Menyepelekan dan menggampangkan Bahasa Arab akan mengakibatkan lemah dalam memahami agama serta jahil (bodoh) terhadap permasalahan agama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sungguh sangat ironis dan menyedihkan, sekolah-sekolah dinegeri kita, bahasa Arab tersisihkan oleh bahasa-bahasa lain, padahal mayoritas penduduk negeri kita adalah beragama Islam, sehingga keadaan kaum muslimin dinegeri ini jauh dari tuntunan Allah <em>ta’ala</em> dan Rasul-Nya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Maka seyogyanya anda sekalian wahai penebar kebaikan… mempunyai andil dan peran dalam memasyarakatkan serta menyadarkan segenap lapisan masyarakat akan pentingya bahasa Al Qur’an ini, dengan segala kemampuan yang dimiliki, semoga Allah menolong kaum muslimin dan mengembalikan mereka kepada ajaran Rasul-Nya yang shohih. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah <em>ta’ala</em>. Segala puji hanyalah bagi Allah Tuhan semesta alam.<span id="more-14"></span></span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-17.5pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 17.5pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>A.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dasar Pentingnya Bahasa Arab</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Bahasa Arab adalah<em><span> </span>bahasa wahyu</em></span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">. al-Qur’an menyebutkan bahasa Arab sebagai bahasa wahyu sebanyak 11 kali, (QS. al-Zukhruf: 3, Yusuf: 2, Fussilat: 3 &amp; 44, al-Syura: 7, al-Ahqaf: 12, al-Ra’d: 37, al-Nahl: 103, Taha: 113, al-Syu’ara: 192-195 dan al-Zumar: 27-28), di antara bunyi Firman tsb adalah: “Sesungguhnya Kami turunkan al-Quran dalam bahasa Arab agar kamu mengerti”. (QS. Yusuf 2) </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Bahasa Arab adalah<em> Bahasa yang bersifat ilmiah dan unik</em></span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">. Di antaranya mempunyai akar kata dan taÎrÊf (conjugation) yang bisa mencapai 3.000 bentuk perubahan yang tidak dimiliki oleh bahasa lain. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Bahasa Arab adalah<em> Pemelopor peradaban</em></span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">. Sebab bahasa Arab digunakan di peringkat internasional selama 8 abad dalam bidang keilmuan, politik, ekonomi, dll. Sehingga banyak sekali kata-kata Arab yang dipinjam oleh bahasa lain hingga kini. Contoh ringkas kata Arab yang dipinjam dalam bahasa Indonesia: akal, ajaib, alkohol, aljabar, asykar, atlas, bakhil, falak, kertas, ilmiah, kimia, mayit, nisbi, wakil, zalim dll. Sedangkan dalam bahasa Inggris, di antara kata-kata hasil pinjaman adalah: admiral (amÊr al-raÍl), adobe (al-tËb), alcalde, cadi, cauzee (al-qÉÌÊ), arsenal (dÉr al-ÎinÉ’), alkanet (al-ÍinÉ’), cable (Íabl), checkmate (shÉh mÉt), cheque (shÊk), divan (diwÉn), kohl (kuÍl), magazine (makhÉzin), mummy (mËmiyÉ’), sugar (sukkar) syrup (sharÉb) dll. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Bahasa Arab adalah <em>bahasa al-Qur&#8217;an</em>, tonggak peradaban dan merupakan bagian dari agama. Bahkan Imam Syafi’i mengharuskan setiap Muslim untuk belajar bahasa Arab. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Maka hendaklah setiap Muslim belajar bahasa Arab semaksimal mungkin, sehingga dia dapat (mengetahui makna) kesaksian tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. (Imam Syafi’i, al-Risalah, ed. Ahmad M. Syakir, 48)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 21.3pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>B.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pengaruh Bahasa Arab Untuk Pendidikan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">1. Mempermudah Penguasaan Terhadap Ilmu Pengetahuan</span></em></strong><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Islam sangat menekankan pentingnya aspek pengetahuan melalui membaca. Allah <em>ta’ala</em> berfirman, <em>“Bacalah dengan nama Rabb-mu yang menciptakan.”</em> (QS. Al ‘Alaq: l)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Melalui bahasa Arab, orang dapat meraih ilmu pengetahuan. Sebab bahasa Arab telah menjadi sarana mentransfer pengetahuan. Bukti konkretnya, banyak ulama yang mengabadikan berbagai disiplin ilmu dalam bait-bait syair yang lebih dikenal dengan <em>nazham</em> (<em>manzhumah</em> atau <em>nazhaman</em>). Dengan ini, seseorang akan relatif lebih mudah mempelajarinya, lantaran tertarik pada keindahan susunannya, dan menjadi keharusan untuk menghafalnya bagi orang yang ingin benar-benar menguasainya dengan baik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sebagai contoh, kitab <em>Asy Syathibiyah Fi Al Qiraati As Sab’i Al Mutawatirati ‘Anil Aimmati Al Qurrai As Sab’ah</em>, adalah matan syair yang berisi pelajaran <em>qiraah sab’ah</em>, karangan Imam Al Qasim bin Firah Asy Syathibi. Buku lain yang berbentuk untaian bait syair, <em>Al Jazariyah</em>, yaitu buku tentang tajwid karya Imam Muhammad bin Muhammad Al Jazari. Dalam bidang ilmu musthalah hadits, ada kitab <em>Manzhumah Al Baiquniyah</em>, karya Syaikh Thaha bin Muhammad Al Baiquni. Dan masih banyak contoh lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">2. Meningkatkan Ketajaman Daya Pikir</span></em></strong><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dalam hal ini, Umar bin Khaththab berkata, <strong><em>“Pelajarilah bahasa Arab. Sesungguhnya ia dapat menguatkan akal dan menambah kehormatan.”</em></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pengkajian bahasa Arab akan meningkatkan daya pikir seseorang, lantaran di dalam bahasa Arab terdapat susunan bahasa indah dan perpaduan yang serasi antar kalimat. Hal itu akan mengundang seseorang untuk mengoptimalkan daya imajinasinya. Dan ini salah satu faktor yang secara perlahan akan menajamkan kekuatan intelektual seseorang. Pasalnya, seseorang diajak untuk merenungi dan memikirkannya. Renungkanlah firman Allah <em>ta’ala</em>, <em>“Barangsiapa yang menyekutukan sesuatu dengan Allah, maka ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.”</em> (QS Al Hajj: 31)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Lantaran dahsyatnya bahaya syirik kepada Allah, maka permisalan orang yang melakukannya bagaikan sesuatu yang jatuh dari langit yang langsung disambar burung sehingga terpotong-potong tubuhnya. Demikian perihal orang musyrik, ketika ia meninggalkan keimanan, maka syetan-syetan ramai-ramai menyambarnya sehingga terkoyak dari segala sisi, agama dan dunianya, mereka hancurkan. (<em>Tafsir As Sa’di</em>)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">3. Mempengaruhi Pembinaan Akhlak </span></em></strong><em></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Orang yang menyelami bahasa Arab, akan membuktikan bahwa bahasa ini merupakan sarana untuk membentuk moral luhur dan memangkas perangai kotor.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Berkaitan dengan itu, Ibnu Taimiyah berkata: “Ketahuilah, perhatian terhadap bahasa Arab akan berpengaruh sekali terhadap daya intelektualitas, moral, agama (seseorang) dengan pengaruh yang sangat kuat lagi nyata. Demikian juga akan mempunyai efek positif untuk berusaha meneladani generasi awal umat ini dari kalangan sahabat, tabi’in dan meniru mereka, akan meningkatkan daya kecerdasan, agama dan etika”. (<em>Iqtidha Shiratil Mustaqim</em>, hlm. 204)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Misalnya, penggalan syair yang dilantunkan Habib bin Aus yang menganjurkan berperangai dengan akhlak yang baik:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Manusia senantiasa dalam kebaikan,</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
<em>selama ia mempunyai rasa malu</em><br />
<em>Batang pohon senantiasa abadi,</em><br />
<em>selama kulitnya belum terkelupas</em><br />
<em>Demi AIlah, tidak ada sedikit pun kebaikan dalam kehidupan,</em><br />
<em>Demikian juga di dunia, bila rasa malu telah hilang sirna </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Juga ada untaian syair yang melecut orang agar menjauhi tabiat buruk.<br />
Imam Syafi’i mengatakan:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Bila dirimu ingin hidup</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
<em>dengan bebas dari kebinasaan,</em><br />
<em>(juga) agamamu utuh dan kehormatanmu terpelihara,</em><br />
<em>Janganlah lidahmu</em><br />
<em>mengungkit cacat orang,</em><br />
<em>Tubuhmu sarat dengan aib, dan orang (juga)</em><br />
<em>memiliki lidah. </em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Jadi, bahasa Arab tetap penting, Bahkan menjadi ciri khas kaum muslimin. Seyogyanya menjadi perhatian kaum muslimin. Dengan memahami bahasa Arab, penguasaan terhadap Al Qur’an dan As Sunnah menjadi lebih mudah. Pada gilirannya, akan mengantarkan orang untuk dapat menghayati nilai-nilainya dan mengamalkannya dalam kehidupan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Diangkat dari <em>Al Atsaru At Tarbawiyah Li Dirasati Al Lughah Al ‘Arabiyyah,</em> karya Dr. Khalid bin Hamid Al Hazimi, dosen Fakultas Dakwah dan Ushuluddin Universitas Islam Madinah. Majalah jami’ah Islamiyyah, edisi 125 Th. 1424 H. Disalin dari <strong>Majalah As-Sunnah edisi 02/IX/1426H</strong>, Rubrik Baituna, hal. 05 &#8211; 08.</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.2pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>C.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Keutamaan Bahasa Arab</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Tidak perlu diragukan lagi, memang sepantasnya seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya. Allah telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an karena bahasa Arab adalah bahasa yang terbaik yang pernah ada sebagaimana firman Allah <em>ta’ala</em>:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" dir="rtl" lang="AR-SA"><span> </span>إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ibnu katsir berkata ketika menafsirkan surat Yusuf ayat 2 di atas: <em>“Yang demikian itu (bahwa Al -Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab) karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas, dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia. Oleh karena itu kitab yang paling mulia (yaitu Al-Qur’an) diturunkan kepada rosul yang paling mulia (yaitu: Rosulullah), dengan bahasa yang termulia (yaitu Bahasa Arab), melalui perantara malaikat yang paling mulia (yaitu malaikat Jibril), ditambah kitab inipun diturunkan pada dataran yang paling mulia diatas muka bumi (yaitu tanah Arab), serta awal turunnya pun pada bulan yang paling mulia (yaitu Romadhan), sehingga Al-Qur an menjadi sempurna dari segala sisi.”</em> (<em>Tafsir Ibnu Katsir</em>, Tafsir surat Yusuf).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Berkata: <em>“Sesungguhnya ketika Allah menurunkan kitab-Nya dan menjadikan Rasul-Nya sebagai penyampai risalah (Al-Kitab) dan Al-Hikmah (As-sunnah), serta menjadikan generasi awal agama ini berkomunikasi dengan bahasa Arab, maka tidak ada jalan lain dalam memahami dan mengetahui ajaran Islam kecuali dengan bahasa Arab. Oleh karena itu memahami bahasa Arab merupakan bagian dari agama. Keterbiasaan berkomunikasi dengan bahasa Arab mempermudah kaum muslimin memahami agama Allah dan menegakkan syi’ar-syi’ar agama ini, serta memudahkan dalam mencontoh generasi awal dari kaum Muhajirin dan Anshar dalam keseluruhan perkara mereka.”</em> (<em>Iqtidho Shirotil Mustaqim</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sungguh sangat menyedihkan sekali, apa yang telah menimpa kaum muslimin saat ini, hanya segelintir dari mereka yang mau mempelajari bahasa Arab dengan serius. Hal ini memang sangat wajar karena di zaman modern ini banyak sekali kaum muslimin tenggelam dalam tujuan dunia yang fana, Sehingga mereka enggan dan malas mempelajari bahasa Arab. Karena mereka tahu tidak ada hasil duniawi yang bisa diharapkan jika pandai berbahasa Arab. Berbeda dengan mempelajari bahasa Inggris, kaum muslimin di saat ini begitu semangat sekali belajar bahasa Inggris, karena mereka tahu banyak tujuan dunia yang bisa diperoleh jika pandai bahasa Inggris, sehingga kita dapati mereka rela untuk meluangkan waktu yang lama dan biaya yang banyak untuk bisa menguasai bahasa ini. Sehingga kursus-kursus bahasa Inggris sangat laris dan menjamur dimana-mana walaupun dengan biaya yang tak terkira. Namun bagaimana dengan kursus bahasa Arab…??? seandainya mereka benar-benar yakin terhadap janji Allah <em>ta’ala</em> untuk orang yang menyibukkan diri untuk mencari keridhoanNya, serta yakin akan kenikmatan surga dengan kekekalannya, niscaya mereka akan berusaha keras untuk mempelajari bahasa arab. Karena ia adalah sarana yang efektif untuk memahami agama-Nya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Kenyataan ini tidak menunjukkan larangan mempelajari bahasa Inggris ataupun lainnya. Tapi yang tercela adalah orang yang tidak memberikan porsi yang adil terhadap bahasa arab. Seyogyanya mereka juga bersemangat dan bersungguh-sungguh dalam mempelajari bahasa Arab.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Syaikh Utsaimin pernah ditanya: <em>“Bolehkah seorang penuntut ilmu mempelajari bahasa Inggris untuk membantu dakwah ?”</em> Beliau menjawab: <em>“Aku berpendapat, mempelajari bahasa Inggris tidak diragukan lagi merupakan sebuah sarana. Bahasa Inggris menjadi sarana yang baik jika digunakan untuk tujuan yang baik, dan akan menjadi jelek jika digunakan untuk tujuan yang jelek. Namun yang harus dihindari adalah menjadikan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab karena hal itu tidak boleh. Aku mendengar sebagian orang bodoh berbicara dengan bahasa Inggris sebagai pengganti bahasa Arab, bahkan sebagian mereka yang tertipu lagi mengekor (meniru-niru), mengajarkan anak-anak mereka ucapan “selamat berpisah” bukan dengan bahasa kaum muslimin. Mereka mengajarkan anak-anak mereka berkata “bye-bye” ketika akan berpisah dan yang semisalnya. Mengganti bahasa Arab, bahasa Al-Qur’an dan bahasa yang paling mulia, dengan bahasa Inggris adalah haram. Adapun menggunakan bahasa Inggris sebagai sarana untuk berdakwah maka tidak diragukan lagi kebolehannya bahwa kadang-kadang hal itu bisa menjadi wajib. Walaupun aku tidak mempelajari bahasa Inggris namun aku berangan-angan mempelajarinya. terkadang aku merasa sangat perlu bahasa Inggris karena penterjemah tidak mungkin bisa mengungkapkan apa yang ada di hatiku secara sempurna.”</em> (<em>Kitabul ‘Ilmi</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dan termasuk hal yang sangat menyedihkan, didapati seorang muslim begitu bangga jika bisa berbahasa Inggris dengan fasih namun mengenai bahasa Arab dia tidak tahu?? Kalau keadaannya sudah seperti ini bagaimana bisa diharapkan Islam maju dan jaya seperti dahulu. Bagaimana mungkin mereka bisa memahami syari’at dengan benar kalau mereka sama sekali tidak mengerti bahasa Arab…???</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>D.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Hukum Orang Yang Mampu Berbahasa Arab Namun Berbicara Menggunakan Bahasa Selain Bahasa Arab</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Berkata: <em>“Dibenci seseorang berbicara dengan bahasa selain bahasa Arab karena bahasa Arab merupakan syiar Islam dan kaum muslimin. Bahasa merupakan syiar terbesar umat-umat, karena dengan bahasa dapat diketahui ciri khas masing-masing umat.”</em> (<em>Iqtidho Shirotil Mustaqim</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Asy-Syafi’iy berkata sebagaimana diriwayatkan As-Silafi dengan sanadnya sampai kepada Muhammad bin Abdullah bin Al Hakam, beliau berkata: <em>“Saya mendengar Muhammad bin Idris Asy-syafi’iy berkata: “Allah menamakan orang-orang yang mencari karunia Allah melalui jual beli (berdagang) dengan nama tu’jar (tujjar dalam bahasa Arab artinya para pedagang-pent), kemudian Rosululloh juga menamakan mereka dengan penamaan yang Allah telah berikan, yaitu (tujjar) dengan bahasa arab. Sedangkan “samasiroh” adalah penamaan dengan bahasa `ajam (selain arab). Maka kami tidak menyukai seseorang yang mengerti bahasa arab menamai para pedagang kecuali dengan nama tujjar dan janganlah orang tersebut berbahasa Arab lalu dia menamakan sesuatu (apapun juga-pent) dengan bahasa `ajam. Hal ini karena bahasa Arab adalah bahasa yang telah dipilih oleh Allah, sehingga Allah menurunkan kitab-Nya yang dengan bahasa Arab dan menjadikan bahasa Arab merupakan bahasa penutup para Nabi, yaitu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, kami katakan seyogyanya setiap orang yang mampu belajar bahasa Arab mempelajarinya, karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling pantas dicintai tanpa harus melarang seseorang berbicara dengan bahasa yang lain. Imam Syafi’iy membenci orang yang mampu berbahasa Arab namun dia tidak berbahasa Arab atau dia berbahasa Arab namun mencampurinya dengan bahasa `ajam.”</em> (<em>Iqtidho Shirotil Mustaqim</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Abu Bakar bin ‘Ali Syaibah meriwayatkan dalam <em>Al Mushanaf</em>: <em>“Dari Umar bin Khattab, beliau berkata: Tidaklah seorang belajar bahasa Persia kecuali menipu, tidaklah seseorang menipu kecuali berkurang kehormatannya. Dan Atho’ (seorang tabi’in) berkata: Janganlah kamu belajar bahasa-bahasa ajam dan janganlah karnu masuk gereja &#8211; gereja mereka karena sesungguhnya Allah menimpakan kemurkaan-Nya kepada mereka, (Iqtidho Shirotil Mustaqim). Diriwayatkan bahwa Imam Ahmad berkata: “Tanda keimanan pada orang ‘ajam (non arab) adalah cintanya terhadap bahasa arab.” Dan adapun membiasakan berkomunikasi dengan bahasa selain Arab, yang mana bahasa Arab merupakan syi’ar Islam dan bahasa Al-Qur’an, sehingga bahasa selain arab menjadi kebiasaan bagi penduduk suatu daerah, keluarga, seseorang dengan sahabatnya, para pedagang atau para pejabat atau bagi para karyawan atau para ahli fikih, maka tidak disangsikan lagi hal ini dibenci. Karena sesungguhnya hal itu termasuk tasyabuh (menyerupai) dengan orang `ajam dan itu hukumnya makruh.”</em> (<em>Iqtidho Shirotil Mustaqim</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Khurasan, yang penduduk kedua kota tersebut berbahasa Persia serta menduduki Maghrib, yang penduduknya berbahasa Barbar, maka kaum muslimin membiasakan penduduk kota tersebut untuk berbahasa Arab, hingga seluruh penduduk kota tersebut berbahasa Arab, baik muslimnya maupun kafirnya. Demikianlah Khurasan dahulu kala. Namun kemudian mereka menyepelekan bahasa Arab, dan mereka kembali membiasakan bahasa Persia sehingga akhirnya menjadi bahasa mereka. Dan mayoritas mereka pun menjauhi bahasa Arab. Tidak disangsikan lagi bahwa hal ini adalah makruh. (<em>Iqtidho Shirotil Mustaqim</em>).</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.2pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>E.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pengaruh Bahasa Arab Dalam Kehidupan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: <em>“Merupakan metode yang baik adalah membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Arab hingga anak kecil sekalipun dilatih berbahasa Arab di rumah dan di kantor, hingga nampaklah syi’ar Islam dan kaum muslimin. Hal ini mempermudah kaum muslimin urituk memahami makna Al-Kitab dan As-Sunnah serta perkataan para salafush shalih. Lain halnya dengan orang yang terbiasa berbicara dengan satu bahasa lalu ingin pindah ke bahasa lain maka hal itu sangat sulit baginya. Dan ketahuilah…!!! membiasakan berbahasa Arab sangat berpengaruh terhadap akal, akhlak dan agama. Juga sangat berpengaruh dalam usaha mencontoh mereka dan memberi dampak positif terhadap akal, agama dan tingkah laku.”</em> (<em>Iqtidho Shirotil Mustaqim</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sungguh benar apa yang dikatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, bahasa Arab memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan, akhlak, agama. Orang yang pandai bahasa Arab cenderung senang membaca kitab-kitab para ulama yang berbahasa Arab dan tentu senang juga membaca dan menghafal Al-Qur’an serta hadits-hadits Rasulullah. Sehingga hal ini bisa memperbagus akhlak dan agamanya. Berbeda dengan orang yang pandai berbahasa Inggris (namun tanpa dibekali dengan ilmu agama yang baik), dia cenderung senang membaca buku berbahasa Inggris yang jelas kebanyakannya merupakan karya orang kafir. Sehingga mulailah ia mempelajari kehidupan orang kafir sedikit demi sedikit. Mau tidak mau iapun harus mempelajari cara pengucapan dan percakapan yang benar melalui mereka, agar dia bisa memperbagus bahasa Inggrisnya. Bisa jadi akhirnya ia pun senang mempelajari dan menghafal lagu-lagu berbahasa Inggris (yang kebanyakan isinya berisi maksiat) dan tanpa sadar diapun mengidolakan artis atau tokoh barat serta senang mengikuti gaya-gaya mereka. Akhlaknya pun mulai meniru akhlak orang barat (orang kafir), dan mengagungkan orang kafir serta takjub pada kehebatan mereka. Akhirnya, diapun terjatuh dalam tasyabbuh (meniru-niru) terhadap orang kafir, menganggap kaum muslimin terbelakang dan ujung-ujungnya dia lalai dari mempelajari Al-Qur’an dan hadits-hadits Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>.</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.2pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>F.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Hukum Mempelajari Bahasa Arab</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Syaikhul Islam Berkata: <em>“Dan sesungguhnya bahasa Arab itu sendiri bagian dari agama dan hukum mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Kitab dan As-Sunnah itu wajib dan keduanya tidaklah bisa difahami kecuali dengan memahami bahasa Arab. Hal ini sesuai dengan kaidah:</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" dir="rtl" lang="AR-SA">مَا لاَ يَتِمٌّ الْوَاجِبُ إِلاَّ بِهِ فَهُوَ وَاجِبٌ</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“Apa yang tidak sempurna suatu kewajiban kecuali dengannya maka ia juga hukumnya wajib.”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Namun disana ada bagian dari bahasa Arab yang wajib ‘ain dan ada yang wajib kifayah. Dan hal ini sesuai dengan apa yang diriwayatkan oleh Abu Bakar bin Abi Syaibah, dari Umar bin Yazid, beliau berkata: Umar bin Khattab menulis kepada Abu Musa Al-Asy’ari (yang isinya) “…Pelajarilah As-Sunnah, pelajarilah bahasa Arab dan I’roblah Al-Qur’an karena Al-Qur’an itu berbahasa Arab.”</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dan pada riwayat lain, Beliau (Umar bin Khattab) berkata: “Pelajarilah bahasa Arab sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian, dan belajarlah faroidh (ilmu waris) karena sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian.”</span></em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> (<em>Iqtidho Shirotil Mustaqim</em>).</span></p>
<p class="MsoListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>G.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Kiat Sukses Belajar Bahasa Arab</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:18pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Berikut ini sebagian kiat yang bisa dilakukan untuk mempercepat penguasaan kaidah bahasa Arab. Kami menuliskannya berdasarkan pengalaman kami sendiri mengajar bahasa Arab dan membaca kitab sejak beberapa tahun lamanya -<em>walhamdulillah</em>-:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Hendaknya kita mengikhlaskan niat dalam belajar untuk menunaikan kewajiban kita kepada Allah dan membekali diri dengan ilmu agar bisa beramal saleh. Karena amal tidak akan diterima tanpa niat dan cara yang benar. Sementara niat dan cara yang benar tidak akan diperoleh kecuali dengan ilmu. Oleh sebab itu imam Bukhari <em>rahimahullah</em> membuat sebuah bab dalam Kitabul Ilmi di kitab sahih Bukhari yang berjudul <strong>‘Ilmu sebelum ucapan dan perbuatan’</strong>. Dalilnya adalah firman Allah <em>ta’ala</em> yang artinya, <em>“Ketahuilah bahwa tidak ada sesembahan (yang benar) selain Allah dan mintalah ampunan untuk dosamu…”</em> (QS. Muhammad: 19). Selain itu hendaknya kita berdoa kepada Allah untuk diberikan ilmu yang bermanfaat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sebelum lebih jauh mempelajari kaidah bahasa Arab maka sudah semestinya kita mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan hukum-hukum tajwid agar tidak salah dalam membaca atau mengucapkan. Padahal, salah baca atau salah ucap akan menimbulkan perbedaan makna bahkan memutarbalikkan fakta. Suatu kata yang seharusnya berkedudukan sebagai pelaku berubah menjadi objek dan seterusnya. Tentu saja hal ini -membaca dengan benar serta mengikuti kaidah- tidak bisa disepelekan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Menambah kosakata merupakan salah satu sebab utama untuk melancarkan proses belajar kaidah dan membaca kitab. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membeli Kamus Bahasa Arab-Indonesia seperti </span><a href="http://toko.muslim.or.id/2008/03/02/buku-kamus-al-munawwir-arab-indonesia/"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;">Al-Munawwir</span></a><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">, atau dengan membeli kamus kecil Al-Mufradat yang berisi kosakata yang sering digunakan dalam kitab-kitab para ulama. Selain itu bisa juga dengan membeli satu jenis buku dengan 2 versi; asli bahasa Arab dan terjemahan. Dengan memiliki kitab berbahasa Arab akan memacu pemiliknya untuk bisa membacanya. Sedangkan dengan terjemahannya akan membantu dalam proses belajar membaca kitab ketika menemukan kata-kata atau ungkapan yang susah dimengerti.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Hendaknya mencari guru yang benar-benar memahami materi kaidah bahasa Arab dan bisa mengajarkannya. Untuk poin ini mungkin sangat bervariasi -tidak bisa diberi batasan yang kaku-, karena tingkat pemahaman orang terhadap kaidah bahasa arab juga bertingkat-tingkat. Hanya saja yang dimaksud di sini adalah perlunya memilih guru yang mengajarkan materi dengan dasar ilmu bukan dengan kebodohan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dibutuhkan kesabaran untuk terus mengikuti pelajaran dan mengulang-ulang pelajaran (<em>muraja’ah</em>) agar pemahaman yang dimiliki semakin kuat tertanam. Apabila menemukan hal-halyang belum dipahami hendaknya segera menanyakan kepada pengajar atau orang yang lebih tahu dalam hal itu. Az-Zuhri <em>rahimahullah</em> mengatakan, <strong>“Sesungguhnya ilmu itu dicari seiring dengan perjalanan siang dan malam, barangsiapa yang ingin mendapatkan segudang ilmu secara tiba-tiba niscaya ilmu yang diperolehnya akan cepat hilang.”</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Hendaknya bersungguh-sungguh dalam belajar. Allah <em>ta’ala</em> berfirman (yang artinya), <em>“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami niscaya Kami pun akan memudahkan baginya jalan-jalan menuju keridhaan Kami.”</em> (QS. Al-Ankabut: 69). Ibnul Qayyim <em>rahimahullah</em> mengatakan bahwa di dalam ayat ini Allah <em>ta’ala</em> mengaitkan antara hidayah dengan kesungguh-sungguhan/jihad. Maka orang yang paling besar hidayahnya adalah orang yang paling besar kesungguhan/jihadnya. Pepatah arab mengatakan, <strong>“Barangsiapa yang bersungguh-sungguh, niscaya dia akan mendapatkan.”</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Untuk bisa mendukung pembelajaran bahasa Arab bagi pemula maka mengikuti kajian-kajian kitab berbahasa Arab merupakan salah satu sarana yang paling efektif untuk membiasakan diri dengan kata atau istilah bahasa Arab yang termaktub di kitab-kitab para ulama. Kitab-kitab yang sudah semestinya dikaji oleh pemula adalah kitab-kitab yang membahas perkara-perkara agama yang harus dipahaminya seperti kitab yang membahas ilmu-ilmu alquran dan tafsir semacam </span><a href="http://toko.muslim.or.id/2008/06/28/al-qawaid-al-arba-gerbang-pemahaman-tauhid-segera-terbit/"><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;">Tafsir</span></em></a><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;"> Taisir Karimurrahman</span></em><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;">, </span></em><a href="http://toko.muslim.or.id/2008/03/02/kajian-kitab-al-wajibat-dan-tsalatsatul-ushul/"><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;">tafsir</span></em></a><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;"> AlMaraghi</span></em><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;">, dan </span></em><a href="http://toko.muslim.or.id/2008/03/02/kajian-kitab-tauhid-1/"><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;">Ulumul</span></em></a><em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;"> Quran</span></em><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;color:#3b6c91;">.</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> Apabila tidak bisa mengikuti secara langsung maka bisa diupayakan dengan mendengarkan CD kajiannya atau bahkan kalau ada yang berupa format VCD.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 .0001pt 18.9pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Membaca buku pelajaran kaidah bahasa Arab. Buku-buku pelajaran kaidah bahasa Arab dengan pengantar bahasa Indonesia yang bisa didapatkan misalnya; Ilmu Nahwu Praktis sistem belajar 40 jam karya A. Zakaria (untuk pemula) dan Ringkasan Kaidah-Kaidah Bahasa Arab karya Ustadz Aunur rafiq Ghufron, Lc. (untuk menengah). </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lpdsalman.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lpdsalman.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lpdsalman.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lpdsalman.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lpdsalman.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lpdsalman.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lpdsalman.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lpdsalman.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lpdsalman.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lpdsalman.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lpdsalman.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lpdsalman.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lpdsalman.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lpdsalman.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lpdsalman.wordpress.com&amp;blog=7536723&amp;post=14&amp;subd=lpdsalman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/04/29/urgensi-belajar-bahasa-arab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3899620a06104ca519440d680aab0180?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lpdsalman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dhimaskasep.files.wordpress.com/2008/06/onion-head01.gif" medium="image">
			<media:title type="html">sipp</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahasa Arab</title>
		<link>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/04/28/hello-world/</link>
		<comments>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/04/28/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 12:50:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpdsalman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Publikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lpdsalman.wordpress.com&amp;blog=7536723&amp;post=1&amp;subd=lpdsalman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://farm4.static.flickr.com/3598/3435947491_4a6423c7e7.jpg?v=0" title="bahasa arab poster" class="aligncenter" width="352" height="500" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/lpdsalman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/lpdsalman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/lpdsalman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/lpdsalman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/lpdsalman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/lpdsalman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/lpdsalman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/lpdsalman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/lpdsalman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/lpdsalman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/lpdsalman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/lpdsalman.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/lpdsalman.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/lpdsalman.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=lpdsalman.wordpress.com&amp;blog=7536723&amp;post=1&amp;subd=lpdsalman&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lpdsalman.wordpress.com/2009/04/28/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3899620a06104ca519440d680aab0180?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">lpdsalman</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://farm4.static.flickr.com/3598/3435947491_4a6423c7e7.jpg?v=0" medium="image">
			<media:title type="html">bahasa arab poster</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
